SkyscraperCity banner

Status
Not open for further replies.
1 - 20 of 792 Posts

·
Resetter
Joined
·
8,640 Posts
Discussion Starter #1 (Edited)
Prev threads :
1st thread http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=245470&page=1
2nd thread http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=485235&page=26

Lets do it !

medan photo gallery http://medanphoto.multiply.com
medan in movie http://youtube.com/Medanmovie

Medan History.
Medan City

Medan is the capital city of the Sumatera Utara (North Sumatra) province of Indonesia. It is located in the north of the province, at , and has a nearby harbour, Belawan, and an international airport.

Officially Medan’s birthdate is 1 July, 1590.

Demography
The city is Indonesia’s third most populous after Surabaya and Jakarta, with approximately 2.5 million people. Compared to (Capital and largest city of Indonesia; located on the island of Java; founded by the Dutch in 17th century) Jakarta, the city might seem a little provincial, as it lacks most of the glossy Western skyscrapers and shops.

History
Medan’s embryo was a village called Kampung Medan (Medan Village). Kampung Medan was founded by Guru Patimpus around the (Click link for more info and facts about 1590s) 1590s. Because Kampung Medan sits on Tanah Deli (Land of Deli), Kampung Medan is also referred as Medan-Deli. The original location of Kampung Medan is an area where the River of Deli meets River Babura.

The first inhabitants of Medan came from the Batak Karo community. It was not until the King of Aceh, Sultan Iskandar Muda, sent his warlord, Gocah Pahlawan Laksamana Khoja Bintan, to be the Kingdom of Aceh’s representative in Tanah Deli, that the Kingdom of Deli started to grow. This growth stimulated growth in both the population and culture of Medan.

Medan did not enjoy vast development until the (The decade from 1860 to 1869) 1860s, when the (The West Germanic language of the Netherlands) Dutch colonialists began clearing the land for (Leaves of the tobacco plant dried and prepared for smoking or ingestion) tobacco plantations. Medan quickly became a centre of government and commercial activity, dominating development of Indonesia’s western region.

The Dutch governed Tanah Deli from 1658, after Sultan Ismail, ruler of the Kingdom of Siak Sri Indrapura, yielded some of his once-ruled land, Deli, Langkat, and Serdang. In 1915 Medan officially became the capital of North Sumatera Province, and officially a city at 1918.

Places
There are many older buildings in Medan that still retain their Dutch architecture. Some buildings are: the old City Hall, Post Office Center, Water Tower which has been Medan City’s icon, and Titi Gantung - a bridge over railway.

There are several historic places such as Maimun Palace and the Great Mosque (Masjid Raya) of Medan.

The newest food court in central of Medan city is Kesawan Square. Many kinds of Indonesian, Western and Chinese cuisine become special interest.

Transportation
A uniqueness of Medan is its motorized becaks found almost everywhere in Medan. Unlike traditional becaks, a motorized becak can take its passenger to anywhere in the city. There are also more common transport like taxis and minibuses.

Railroad tracks connect Medan to Tanjungpura to the northwest, to port of Belawan to the north, and to Binjai, Tebing Tinggi and Pematang Siantar to the southeast.

The seaport of Belawan is about 20 km to the north. Polonia International Airport is located in the heart of the city.

A tollroad connects Medan to Belawan and Tanjungmorawa. Medan–Lubuk Pakam and Medan–Binjai are being planned.
 

·
entendre privilege
Joined
·
37,522 Posts
Ok Bang.... Tarikkkkkkkkk! :eek:kay:
 

·
Obsolete User
Joined
·
35,063 Posts
Pindahin ke sini :D

Udahh sambil nunggu sembuh kita saksikan saja video klip satu ini yang berhasil aq rekam, edit, dan upload :eek:kay:

Take-off at Polonia Airtport :)
http://www.youtube.com/watch?v=4Sx6b8s2YiQ

=========================

Dapat dari website korann..
Medan

Tapi sayang yah gambarnya kurang luas.. Kalo luas pasti keren..

source : *Outlook Ekonomi Sumut 2008
Optimis Di Tengah Kenduri Politik
http://www.waspada.co.id/Ekonomi/Bi...t-2008-Optimis-Di-Tengah-Kenduri-Politik.html
=======================

Ohhh,, di manakah aq berada??? Di Medan???? Atau Di Eropa?? :eek: :eek: :eek:



TernyaTa masih di MEDAN , toh !! :lol: :lol: :lol:


====================

TEMPO DOELOE

masih seperti duluuu..


Dari dulu sudah ada gate nya
 

·
Obsolete User
Joined
·
35,063 Posts
PINDAHIN POTO2 BAGUS :D

Medan streescape, A Yani street


Gara2 perubahan arah. Maka jalan ini menjadi ramai !! Jalan Perdana.
Bank Mandiri sekitar 8 tingkat gitulah...


BII terus di sebelahnya ada SUN PLAZA


Nah yang ini DIRJEN PAJAK punya gedung


Masih bersambung ....
Beberapa gedung perkantoran di sekitaran Kota Medan

Kantor GUBSU


Bank SUMUT dari Hotel Tiara Medan


Bank SUMUT dari Simpang yang mau masuk ke Zainul Arifin


Masih bersambung ....
 

·
Obsolete User
Joined
·
35,063 Posts
Oke dehh posting poto2 streetscape :D *Masih koleksi lebaran :D
- Tapi aq kurang tahu nama jalannya :D

1


2


3


4 - Lampu merah di Kota Medan "sepengalaman aq" ... adalah dengan kualitas yang terbaik ;) ... Lampunya gedee ,, & terang ... Kalau malem sampe silau ... Trus penunjuk waktunya juga "tidak biasa" :D


5 - Sekarang lampu hijau nya :D


Jalanan Medan di Malam Hari
 

·
Resetter
Joined
·
8,640 Posts
Discussion Starter #8 (Edited)
Jangan lupa posting gambar2 kota medan dari udara milik Ilham !!

Central Bisnis Distrik kota Medan. ( tapi belum kelihatan keseluruhannya )
Daerah-daerah ini masih terdapat dalam wilayah KKOP(4km).


Dan bergeser ke kanan lagi


Zooming...


Area Medan Timur, dikenal dengan kota ruko. Terdapat ruko, rukan, kantor, plaza, rumah sakit, dsb nya.

Di Areal tersebut terdapat Pusat Central yang sudah ada dari zaman dulu. ( awal tahun 70an).

Tapi masih banyak gedung2 yang tidak kelihatan dalam foto. But.. very2 thank you to Ilham our ssc former

source : http://medanphoto.multiply.com/photos/album/42/Medan_From_Air_By_Ilham
 

·
Registered
Joined
·
75 Posts
Stadion Teladan

Sedikit oleh-oleh dari pertandingan tandang PSMS yang terakhir tahun ini.
Event : Leg pertama 8 Besar Copa Dji Sam Soe
Pertandingan : PSMS Medan vs Sriwijaya FC
Hari/tangga : Sabtu, 22 Desember 2007
Tempat :Stadion Teladan
Skor akhir : 2 (Chena, Mbom Julien)
Penonton :20.000 orang

Gerbang depan stadion, sangat kumuh dan udah ketinggalan jaman.
Perlu digantikah?



Tribun tertutup sudah penuh sebelum pertandingan dimulai.
Nuansa dalam tribun seperti stadion2 Eropa tahun 50-60 an,
ato karena stadion ini dibangun sesuai teknologi jaman itu ya...




Stadion akhirnya penuh setelah pertandingan dimulai..

 

·
Obsolete User
Joined
·
35,063 Posts
^^ Itu stadion, pa stadion ... Udah gak layak banget tuh untuk kota sebesar MEdan :eek:hno:

Mesti bangun yang lebih gede lagi ... :eek:hno:
 

·
Resetter
Joined
·
8,640 Posts
Discussion Starter #13
tajuk ekonomi

Arus Uang Masuk Ke BI Medan Rp13,17 T

Medan, WASPADA Online

Perkembangan aliran kas yang masuk (inflow) ke Kantor Bank Indonesia (KBI) Medan selama tahun 2007 sampai triwulan ketiga adalah sebesar Rp13,17 triliun, sedangkan aliran kas keluar (outflow) tercatat sebesar Rp12,54 triliun. Pada 2006, inflow tercatat sebesar Rp24,22 triliun sedangkan outflow tercatat sebesar Rp22,92 triliun.

Pada pembayaran non tunai yang tercatat melalui sistem kliring, jumlah warkat yang dikliringkan sebesar 2,87 warkat dengan nilai nominal sebesar Rp72,41 triliun. Pemimpin Bank Indonesia (BI) Medan Romeo Rissal Pandjialam menyebutkan kemarin, perhitungan jumlah uang beredar (JUB) lazimnya dilakukan dalam skala nasional sehingga sulit untuk mengetahui uang kartal yang beredar per provinsi.

Namun BI Medan dapat memantau perkembangan sistem pembayaran baik pembayaran tunai maupun non tunai guna mengetahui aktivitas perekonomian. Dia mengatakan terjadi penurunan baik inflow bukan berarti pertumbuhan ekonomi di Sumut mengalami penurunan namun ada kebijakan BI yakni uang yang sudah tidak layak edar saja yang disetor ke BI untuk efisiensi, sementara yang masih bagus bisa diedarkan antar bank.

Menyinggung kinerja perbankan Sumut, Romeo mengatakan sepanjang 2007 sampai triwulan ketiga, Sumut mengalami pertumbuhan yang sangat mengesankan yaitu 6,53 persen, sementara pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 6,50 persen.
‘’Hal ini tentunya merupakan prestasi tersendiri bagi pemerintah dan rakyat daerah Sumatera Utara yang kesemuanya dapat berjalan dengan baik karena ditopang oleh stabilitas politik yang cukup kondusif,"ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Sumut merupakan miniatur Indonesia karena terdiri dari berbagai etnis, suku dan agama. Dari keberagaman tersebut, ternyata stabilitas politik cukup terjaga dan memberikan kontribusi yang positif bagi perkembangan perekonomian daerah dan nasional.

Tahun 2006 lalu, kinerja perekonomian Sumut juga sangat menggembirakan yang tercermin pada pertumbuhan ekonomi (PDRB) sebesar 6,18 persen, lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya mencapai 5,48 persen. Selain itu, inflasi Sumut tahun 2006 (6,08 persen) juga lebih baik daripada inflasi nasional (6,60 persen).

Sementara perkembangan inflasi di Sumut hingga saat ini, kata Romeo, masih berada pada level moderat. Sampai dengan November 2007, inflasi Sumut tercatat sebesar 6,95 persen (year on year) atau 4,94 persen (year to date). Sebagai perbandingan, pada tahun 2005 angka inflasi tercatat 22,15 persen dan 2006 6,08 persen. Sedangkan angka inflasi nasional pada November 2007 tercatat sebesar 6,71 persen (year on year) atau 5,43 persen (year to date).

Dari sisi kinerja perbankan sampai posisi Oktober 2007 juga memperlihatkan kinerja yang cukup menggembirakan. Terlihat dari beberapa indikator seperti aset, kredit, Dana Pihak Ketiga (DPK), Loan to Deposit Ratio (LDR) dan Non Performing Loan (NPL).

Aset perbankan telah mencapai Rp84,49 triliun mengalami peningkatan sebesar 15,55 persen dibanding Desember 2006, yang tercatat sebesar Rp73,11 triliun. Pada 2005 aset perbankan Sumut sebesar Rp61,99 triliun. Sedangkan kredit yang disalurkan tercatat sebesar Rp50,60 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 22,31 persen jika dibandingkan dengan posisi Desember 2006, yang tercatat sebesar Rp41,37 triliun. Sementara 2005, jumlah kredit yang disalurkan sebesar Rp35,37 triliun.

DPK yang berhasil dihimpun oleh perbankan, telah mencapai Rp68,64 triliun, sehingga terjadi peningkatan sebesar 13,68 persen dibandingkan posisi Desember 2006. Sementara pada 2005, DPK yang berhasil dihimpun sebesar Rp52,31 triliun.
LDR merupakan suatu rasio antara jumlah dana yang disalurkan dalambentuk kredit dan jumlah dana yang berhasil dihimpun oleh perbankan. Pada posisi Oktober 2007, LDR tercatat sebesar 73,72 persen meningkat jika dibandingkan dengan posisi Desember 2006 yaitu 68,52 persen. Rasio ini juga berada di atas rata-rata nasional yang masih berada pada kisaran 60 persen.

Romeo Rissal mengatakan, meningkatnya jumlah kredit yang disalurkan, tidak menambah resiko atas penyaluran kredit yang disalurkan. Hal ini terlihat dari perkembangan kredit kurang lancar (NPL) yang memiliki kecenderungan semakin menurun. Jika pada akhir tahun 2005 total angka NPL gross tercatat sebesar 9,31 persen, pada tahun 2006 menjadi 9,36 persen, maka pada Oktober 2007 menurun menjadi 7,77 persen (secara neto sebesar 2,74 persen).

Kinerja perbankan syariah juga memperlihatkan peningkatan dimana aset perbankan syariah mencapai Rp1,78 triliun atau tumbuh sebesar 26, 88 persen dibandingkan posisi Desember 2006, bahkan jika dibandingkan dengan posisi Desember 2005 pertumbuhannya tercatat sebesar 131,66 persen. Sementara itu pangsanya terhadap total aset perbankan tercatat sebesar 2,11 persen.

Pembiayaan syariah tercatat sebesar Rp2,00 triliun, mengalami peningkatan sebesar 27,16 persen dibandingkan Desember 2006 dan DPK yang berhasil dihimpun sebesar Rp1,04 triliun atau meningkat sebesar 24,46 persen dibandingkan posisi Desember 2006. (m28)

source : http://www.waspada.co.id/Ekonomi/Bisnis/Arus-Uang-Masuk-Ke-BI-Medan-Rp13-17-T.html
 

·
Obsolete User
Joined
·
35,063 Posts
^^ Banyak !!! ;) ... Kalau ke arah Medan Timur, Utara, atau Selatan, masih banyak :D :D

Deket Lingkar Gagak Hitam juga masih banyak tuh lahannya :D

Tapi kalau pusat kota memang kayaknya udah semakin sedikit aja tanah kosong nya ... tanah kosong besar yang terakhir adalah areal bekas Grand Paladium ...

Ada juga sih Lapangan gede deket Balaikota,, tapi itu ruang terbuka hijau dan gak boleh dibangun ;)
 

·
Resetter
Joined
·
8,640 Posts
Discussion Starter #16
^^ Banyak !!! ;) ... Kalau ke arah Medan Timur, Utara, atau Selatan, masih banyak :D :D

Deket Lingkar Gagak Hitam juga masih banyak tuh lahannya :D

Tapi kalau pusat kota memang kayaknya udah semakin sedikit aja tanah kosong nya ... tanah kosong besar yang terakhir adalah areal bekas Grand Paladium ...

Ada juga sih Lapangan gede deket Balaikota,, tapi itu ruang terbuka hijau dan gak boleh dibangun ;)
lahan di inti kota ada tuh, bekas ex PT KAI. dan seperti maren2 di landclearing..
gak tau buat apa... tapi mudah2an bagus la.. soalnya maren aku liad balok2 ude ada di dlm nya. tapi masih no progress..

Gagak hitam, setia budi sekitarnya di kususkan buat daerah serapan air dan perumahan. Kayaknya agak susah,
Tapi kalau arah2 ke luar kota, atau ke arah binjai pasti bagus.
 
1 - 20 of 792 Posts
Status
Not open for further replies.
Top