SkyscraperCity banner

861 - 867 of 867 Posts

·
Obsolete User
Joined
·
35,063 Posts
Discussion Starter #861 (Edited)
Ini pohon baru di-groom ya.... aku masih ingat betul waktu perpustakaan ini dibangun dengan merobohkan kantor DPRD. Area sini masih gersang, bahkan waktu itu yang ditanam di situ cuman batang2 kecil yang diameter nya cuman kurang dari 10 cm.

Now look at that, 12 years later. Trotoar semennya baru di-maintain kelihatannya ya...

Kemudian di jalur mediannya ditambahin lagi ya tanamanny
 

·
Obsolete User
Joined
·
35,063 Posts
Discussion Starter #862
Di antara bangunan publik di Pekanbaru, maintenance perpustakaan Soeman HS ini memang relatively baik secara struktur dari luar.

Itu panel2 nya rajin digosok dan dibersihin ya... biasanya bangunan pemerintah yang model begini bakal kelihatan kerak2 joroknya kalau udah beroperasi lama, ini gedung udah 11 tahun.
 

·
Registered
Joined
·
9,657 Posts
posting video agak lama ya
konsernya Riau Rhythm Chambers, peluncuran album baru (2015) di anjungan seni idrus tintin


dulu sempat populer juga karyanya mereka sering diputar pas PON 2012, yang satellite of zapin:


dari kesenian musik yang mereka kerjakan, orang-orang seperti penggiat riau rhythm chambers ini yang seharusnya pantas mendapatkan tempat di lembaga adat melayu riau. bukan seperti sekarang, lam riau isinya malah makin banyak dari orang-orang parpol.

lumayan langka zaman sekarang seniman melayu yang sanggup jaga elegansi dan kelas dari keseniannya seperti mereka, dan sanggup pula dikombinasikan dengan kesenian kontemporer.

semoga riau rhythm chambers ini bisa rekrut lagi seniman-seniman muda di pekanbaru, sebagai penjaga kebudayaan melayu yang notabene anak-anak zaman sekarang sekarang banyak yang krisis sama identitas bangsanya. kebingungan dan gampang silau sama budaya luar.
utmost respect :cheers:
 
  • Like
Reactions: drie

·
Registered
Joined
·
15,649 Posts
posting video agak lama ya
konsernya Riau Rhythm Chambers, peluncuran album baru (2015) di anjungan seni idrus tintin


dulu sempat populer juga karyanya mereka sering diputar pas PON 2012, yang satellite of zapin:


dari kesenian musik yang mereka kerjakan, orang-orang seperti penggiat riau rhythm chambers ini yang seharusnya pantas mendapatkan tempat di lembaga adat melayu riau. bukan seperti sekarang, lam riau isinya malah makin banyak dari orang-orang parpol.

lumayan langka zaman sekarang seniman melayu yang sanggup jaga elegansi dan kelas dari keseniannya seperti mereka, dan sanggup pula dikombinasikan dengan kesenian kontemporer.

semoga riau rhythm chambers ini bisa rekrut lagi seniman-seniman muda di pekanbaru, sebagai penjaga kebudayaan melayu yang notabene anak-anak zaman sekarang sekarang banyak yang krisis sama identitas bangsanya. kebingungan dan gampang silau sama budaya luar.
utmost respect :cheers:


Mereka pernah mengadakan tour hingga ke Australia dan New Zealand loh. Kalau Singapura Malaysia udah kaya tour di Riau aja bagi mereka.

RRC ini pun sebenarnya hadir dari Prov. Riau juga melalui Festival Hitam Putih International yang merupakan acara musik Melayu tingkat international yang di adakan tiap tahun di anjungan seni Idrus Tintin. Bersamaan dengan Melacca Strait Jazz Festival dulu nya. Namun sayang Gubernurnya ganti kedua ivent ini pun sekarang sudah tidak pernah di adakan lagi. Pernah di adakan kembali tahun 2016, tapi gaung nya kurang dan peserta pun tak semeriah di zaman Gubri sebelumnya.

Padahal selain RRC kita juga ada Belacan Aromatic, dan beberapa Group lokal. Berharap aja gubri berikutnya menghidupkan 2 ivent besar itu. Dulunya kedua ivent itu memang sangat populer loh. Tapi ya begitu lah.
 

·
Registered
Joined
·
9,657 Posts
Mereka pernah mengadakan tour hingga ke Australia dan New Zealand loh. Kalau Singapura Malaysia udah kaya tour di Riau aja bagi mereka.

RRC ini pun sebenarnya hadir dari Prov. Riau juga melalui Festival Hitam Putih International yang merupakan acara musik Melayu tingkat international yang di adakan tiap tahun di anjungan seni Idrus Tintin. Bersamaan dengan Melacca Strait Jazz Festival dulu nya. Namun sayang Gubernurnya ganti kedua ivent ini pun sekarang sudah tidak pernah di adakan lagi. Pernah di adakan kembali tahun 2016, tapi gaung nya kurang dan peserta pun tak semeriah di zaman Gubri sebelumnya.

Padahal selain RRC kita juga ada Belacan Aromatic, dan beberapa Group lokal. Berharap aja gubri berikutnya menghidupkan 2 ivent besar itu. Dulunya kedua ivent itu memang sangat populer loh. Tapi ya begitu lah.
hitam putih udah nggak lanjut lagi ya?
lumayan critically acclaimed dulu padahal, sempat jadi acara tahunan wajib ditonton di pekanbaru walaupun venue cuma di taman budaya.
padahal lumayan banget kalau bisa jadi semacam java jazz.
 
861 - 867 of 867 Posts
Top