Skyscraper City Forum banner
1 - 20 of 27 Posts

·
Registered
Joined
·
866 Posts
Discussion Starter · #1 ·
Daerah Penajam Paser Utara secara formal awalnya masuk dalam wilayah Kabupaten Paser, namun atas inisiatif dan prakarsa sejumlah masyarakat yang akhirnya mengkristal menjadi sebuah tim yang bernama Tim Sukses Wilayah Utara Menuju Kabupaten yang menginginkan agar masyarakat di empat wilayah kecamatan yang ada di wilayah ini dapat hidup lebih aman, makmur dan sejahtera lahir bathin, akhirnya tim ini mendesak pada Pemerintah pusat dan DPR-RI untuk menetapkan daerah ini menjadi sebuah kabupaten baru di Kalimantan Timur dan terpisah dari kabupaten induk.

Akhirnya setelah melalui perjuangan panjang yang dilakukan oleh masyarakat yang bercita–cita untuk dapat hidup lebih sejahtera dapat tercapai. Ini ditandai dengan terbentuknya Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara secara yuridis formal berdasarkan UU No. 7 tahun 2002 yang berisi tentang Pembentukan Kabupaten Penajam Paser Utara. Dengan dikeluarkannya Undang-undang nomor 7 tahun 2002 ini, maka empat kecamatan, yakni Kecamatan Penajam, Waru, Babulu dan Sepaku telah resmi menjadi satu dalam wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Penajam Paser Utara yang merupakan Kabupaten ke-13 di Provinsi Kalimantan Timur

Benuo Taka yang artinya Daerah Kita atau Kampung Halaman Kita adalah kata semboyan pada lambang daerah Kabupaten Penajam Paser Utara. Semboyan ini mengadopsi dari bahasa Suku Paser yang bermakna bahwa Kabupaten Penajam Paser Utara terdiri dari berbagai suku, ras, agama dan budaya namun tetap merupakan satu kesatuan ikatan kekeluargaan.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dibentuk melalui UU No. 7 Tahun 2002 tanggal 10 April 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Penajam Paser Utara di Kalimantan Timur.[6] Pemimpin Daerah Pertama di Penajam Paser Utara adalah Bupati Yusran Aspar dengan Wakil Bupati Ihwan Datu Adam periode 2003-2008, Ihwan Datu Adam sempat menjadi Plt Bupati, mengantikan Yusran Aspar yang berhalangan tetap dalam menjalankan Pemerintahan. Untuk periode berikutnya, Kabupaten Penajam Paser Utara dipimpin oleh pasangan H. Andi Harahap - Drs. H. Mustaqim MZ, MM. Namun Di Pilkada 2013 ini Andi Harahap harus kehilangan jabatannya setelah direbut lagi Yusran Aspar yang berpasangan dengan H. Mustaqim M.Z untuk periode 2013 - 2018
 

·
Registered
Joined
·
866 Posts
Discussion Starter · #2 ·
Pengerjaan proyek "coastal road" Penajam kembali dilanjutkan

Pengerjaan proyek jalan di sepanjang pesisir pantai (coastal road) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kembali dilanjutkan setelah sempat terhenti selama sekitar satu bulan tanpa alasan yang jelas.

"Pengerjaan jalan pesisir pantai itu tetap berlanjut," kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara Edi Hasmoro, ketika ditemui di Penajam, Rabu.

Menurut ia, pengerjaan jalan pesisir pantai itu hingga kini sudah hampir mencapai sekitar 50 persen.

Edi Hasmoro menegaskan hal itu karena proyek yang mulai dikerjakan pada September 2016 tersebut hampir selama satu bulan terhenti sehingga tidak kunjung selesai.

Bahkan dari pantauan anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara beberapa waktu sebelumnya, hampir satu tahun lamanya kontraktor pelaksana tidak aktif bekerja sehingga belum ada tanda-tanda kapan proyek itu akan selesai.

Selain itu, kantor PT Brahmakerta Adiwara sebagai kontraktor pelaksana yang berada di komplek Perum Korpri Blok 2H No 41 RT 003 Kalurahan Sei Parit, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, terlihat kosong tidak ada karyawan serta perlengkapan dan peralatan kantor lainnya.

Lebih kurang selama satu bulan alat berat dan pekerja tidak terlihat di lokasi pembangunan, sehingga pengerjaan jalan pesisir tahap kedua tersebut belum menunjukkan kemajuan yang signifikan.

Namun, menurut Edi Hasmoro, saat ini alat berat dan pekerja pembangunan jalan pesisir sudah kembali melakukan aktivitas pengerjaan.

Bahkan, ia optimistis dalam waktu dekat kemajuan pengerjaan jalan pesisir yang ditargetkan mencapai 57 persen akan tercapai. Artinya pengerjaan tahap kedua dari proyek yang dibiayai melalui skema anggaran tahun jamak itu ditargetkan sampai pengerasan jalan kelas B atau sampai lapisan pondasi bawah jalan.

"Proyek coastal road itu masuk dalam perubahan kontrak (addendum) pemerintah kabupaten pada 2017 dan kemajuannya ditargetkan hanya sampai 57 persen, karena adanya defisit anggaran," tambah Edi Hasmoro.

http://m.antarakaltim.com/berita/44537/pengerjaan-proyek-coastal-road-penajam-kembali-dilanjutkan
 

·
Registered
Joined
·
866 Posts
Discussion Starter · #5 ·
RSU Pratama Penajam segera beroperasi

Rumah Sakit Umum Pratama yang berlokasi di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan segera beroperasi melayani pengobatan dan perawatan kesehatan masyarakat di daerah itu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara Arnold Wayong saat ditemui di Penajam, Senin, mengatakan, pengoperasian rumah sakit umum itu ditargetkan sekitar Mei atau Juni 2018.

Pembangunan fisik RSU Pratama Sepaku tipe D yang dibangun di atas lahan seluas 3 hektare dengan menggunakan dana alokasi khusus sekitar Rp8,3 miliar itu dinyatakan telah rampung.

"RSU pratama itu akan dioperasionalkan pada pertengahan 2018 untuk melayani perawatan dan pengobatan masyarakat di Kecamatan Sepaku," kata Arnold.

Pengoperasian awal RSU Pratama Sepaku menunggu pengadaan peralatan dan tenaga medis yang dijadwalkan akan dilakukan dalam waktu dekat.

Pada pengoperasian awal akan melayani pemeriksaan umum, gigi, radiologi, apotek, depo farmasi hingga layanan operasi.

Arnold menambahkan, RSU Pratama Sepaku juga dilengkapi belasan tempat tidur untuk melayani pasien rawat inap. Sementara untuk tenaga medis akan direkrut dari pegawai tidak tetap di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser Utara.

"Usulan anggaran yang diajukan Dinas Kesehatan pada APBD 2018 sekitar Rp600 juta telah disetujui pemerintah kabupaten," tambahnya.

Anggaran tersebut rencananya untuk membayar gaji sembilan orang tenaga dokter berstatus pegawai tidak tetap, terdiri dari enam orang dokter umum dan tiga dokter gigi.

Selain itu, usulan DAK (dana alokasi khusus) Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara untuk membeli peralatan medis RSU Pratama Sepaku juga telah disetujui.

http://m.antarakaltim.com/berita/44591/rsu-pratama-penajam-segera-beroperasi
 

·
Registered
Joined
·
866 Posts
Discussion Starter · #6 ·
Proyek jalan asal jadi dikeluhkan warga Penajam

Sejumlah warga Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kecewa terhadap pengerjaan proyek jalan poros jalur dua di Kilometer 9 Nipah-Nipah yang diduga tidak sesuai aturan dan terkesan asal jadi.

Berdasarkan pantauan Antara di lapangan, Selasa, terlihat jalan poros jalur dua di Kilometer 9 Nipah-Nipah yang baru difungsikan lebih kurang dua bulan itu sudah muncul keretakan di beberapa titik dan berlubang.

Bahkan terlihat ada perbaikan di satu titik badan jalan yang berada di depan Kantor DPRD dan Kantor Bupati Penajam Paser Utara, karena mengalami longsor.

Sejumlah warga yang ditemui menilai proyek jalan poros tersebut terkesan dikerjakan asal jadi, sehingga menyebabkan rendahnya kualitas proyek jalan dan hasil proyek rusak berat.

"Kalau saja pengerjaan jalan poros itu dilakukan sesuai aturan, tentu hasil pekerjaan bagus, tetapi sebaliknya kalau pekerjaannya tidak sesusi dengan aturan, tentu saja hasilnya baru selesai sudah mengalami keretakan," tegas Japar, warga Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.

Menurut ia, jalan poros yang baru selesai dikerjakan itu sudah mulai diperbaiki kembali karena mengalami kerusakan.

Pengerjaan jalan yang belum lama selesai namun telah rusak lagi, diduga proyek jalan poros tersebut asal jadi dan tidak sesuai aturan pengerjaan yang telah ditetapkan.

"Kerusakan jalan poros jalur dua di Kilometer 9 Nipah-Nipah itu diduga karena kurang maksimalnya pengerasan serta pangaspalan yang tipis tidak sesuai spesifikasi," ujar Akbar, warga lainnya.

Selain itu, warga juga menyoroti pengawasan pengerjaan jalan poros itu masih lemah, sebab jalan sudah mengalami kerusakan sebelum waktunya.

"Rusaknya jalan sebelum waktunya itu menandakan lemahnya pengawasan dinas dan komisi DPRD terkait dalam pengawasan pengerjaan proyek," kata Alang, warga lainnya.

Ia menambahkan, perlu penekanan dari pengawasan sehingga tidak terjadi banyak penyimpangan di lapangan. Dugaan pelanggaran fisik di antaranya kualitas rendah dan pengerjaan tidak sesuai perencanaan.

Warga juga mensinyalir kerusakan jalan tersebut terjadi karena kontraktor pelaksana proyek jalan itu dalam pelaksanaan pekerjaan tidak sesuai spesifikasi dan teknis pengerjaan.

Pembangunan jalan poros jalur dua Kilometer 9 Nipah-Nipah tersebut bersinergi dengan pengalihan sumbu jalan nasional di wilayah Penajam Paser Utara menggunakan skema pembiayaan tahun jamak senilai Rp37 miliar yang mulai dikerjakan pada 2011.

http://m.antarakaltim.com/berita/44782/proyek-jalan-asal-jadi-dikeluhkan-warga-penajam
 

·
Registered
Joined
·
866 Posts
Discussion Starter · #7 ·
Perbaikan atap Masjid Agung Penajam tunggu anggaran

Perbaikan kerusakan atap dan plafon Masjid Agung Al Ikhlas Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang anggarannya telah dialokasikan pada APBD 2018 diputuskan ditunda, karena menunggu tersedianya anggaran kas daerah yang sedang defisit.

"Kondisi keuangan yang sedang defisit saat ini membuat perbaikan Masjid Agung diperkirakan baru dapat dilaksanakan pada pertengahan tahun," kata Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara Supardi, ketika ditemui di Penajam, Selasa.

Masjid Agung Al Ikhlas yang difungsikan penggunaannya pada Maret 2017, saat ini bagian atapnya sudah mengalami kebocoran sehingga merusak plafon. Kebocoran itu berada di ruang utama masjid yang digunakan sebagai tempat ibadah.

Kebocoran pada atap Masjid Agung yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp60 miliar itu dilaporkan sudah sejak Desember 2017, namun sampai saat ini belum juga dilakukan perbaikan karena kondisi keuangan pemkab sedang defisit.

Menurut Supardi, Dinas PUPR telah mengajukan anggaran lebih kurang Rp89 juta untuk perbaikan atap dan plafon masjid tersebut dan dialokasikan pada APBD 2018.

"Tapi, pengerjaannya menunggu ketersediaan dana di kas daerah. Paling lambat sekitar Juni," tambahnya.

Supardi menjelalskan, kerusakan atap dan plafon Masjid Agung Al Ikhlas itu disebabkan terjadinya penyusutan beton serta kesalahan metode pelapisan pada saat pembangunannya.

Keberadaan Masjid Al Ikhlas tersebut digadang-gadang menjadi salah satu ikon Penajam Paser Utara, serta sarana kegiatan ibadah dan kajian Islam

http://m.antarakaltim.com/berita/45082/perbaikan-atap-masjid-agung-penajam-tunggu-anggaran
 

·
Registered
Joined
·
452 Posts
Undang Wapres, "groundbreaking" Jembatan Penajam-Balikpapan dijadwalkan April

Peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek pembangunan jembatan tol penghubung Kabupaten Penajam Paser Utara dengan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, dijadwalkan pada April 2018.

Bupati Penajam Paser Utara Yusran Aspar saat ditemui di Penajam, Kamis, mengatakan bahwa Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak berencana meminta Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan jembatan di atas Teluk Balikpapan itu

https://kaltim.antaranews.com/berit...jembatan-penajam-balikpapan-dijadwalkan-april
 

·
Registered
Joined
·
866 Posts
Discussion Starter · #9 ·


YESS..!! Start Pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan Ditargetkan April 2018

Pemasangan tiang pancang pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan (JTTB) diupayakan dilakukan dua bulan lagi. Tepatnya April 2018. Rencana groundbreaking tersebut diharapkan terlaksana sebelum masa jabatan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar berakhir. Menurut jadwal, masa jabatan Yusran berakhir 31 Juli 2018.

Pemkab PPU berupaya pelaksanaan groundbreaking JTTB bisa dilaksanakan sesuai target. Salah satunya, meminta dukungan dari Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Hal itu diutarakan Bupati Yusran Aspar saat pertemuan di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda.

“Dengan groundbreaking tersebut, membuat pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan semakin di depan mata,” kata Yusran Aspar kemarin.

Jika pemasangan tiang pancang pembangunan JTTB bisa dilaksanakan dalam waktu dekat, juga menjadi hadiah bagi Awang Faroek Ishak. Mengingat masa jabatan gubernur berakhir tahun ini, yakni 17 Desember 2018.

“Saya berharap, pembangunan fisik awal bisa dimulai dari PPU. Tepatnya Kelurahan Nipahnipah, Kecamatan Penajam. Pak Gubernur juga memiliki semangat sama seperti saya. Ingin groundbreaking sebelum masa jabatannya berakhir. Ini adalah proyek yang prestisius,” ucapnya.

Yusran menyebutkan, tahapan pembangunan JTTB tinggal menunggu izin prakarsa dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupr). Izin tersebut membuat konsorsium PT Tol Teluk Balikpapan (TTB), gabungan dari PT Waskita Toll Road (WTR) serta perusahaan daerah (perusda) dari Pemkab PPU, Pemkot Balikpapan, dan Pemprov Kaltim, memiliki nilai lebih dalam proses lelang investasi nantinya. Namun, izin tersebut tak kunjung terbit. Sebab, PT Waskita Toll Road (WTR) mengalami banyak masalah pada proyek jalan tol yang tengah dikerjakan mereka.

“Sebelumnya, PT WTR menghadapi banyak persoalan yang dihadapi. Tetapi, saat ini sudah selesai semua. Proyek jalan layangnya sudah jalan,” lanjutnya.

Sebagai informasi, JTTB akan dibangun sepanjang 7,75 kilometer. Nilai investasi pembangunannya Rp 16,2 triliun. Dengan masa pengerjaan sekitar empat tahun. JTTB direncanakan mulai beroperasi pada Januari 2021. Perkiraan volume kendaraan yang akan melintas sebanyak 2.078 unit roda empat dan 2.389 unit kendaraan roda dua per harinya.

http://m.kaltim.prokal.co/read/news...-teluk-balikpapan-ditargetkan-april-2018.html
 

·
Registered
Joined
·
866 Posts
Discussion Starter · #10 ·
Yusran tegaskan pinjaman SMI untuk lanjutkan pembangunan Penajam

Pinjaman dana dari PT Sarana Multi Infrastruktur merupakan solusi tepat bagi Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, untuk melanjutkan pembangunan daerah di saat kondisi keuangan sedang merosot, kata Bupati Yusran Aspar.

"Pemerintah kabupaten membutuhkan dana untuk kelanjutan pembangunan infrastruktur di wilayah Penajam Paser Utara, karena keuangan daerah tidak mencukupi memenuhi kebutuhan itu," ujar Yusran Aspar ketika ditemui di Penajam, Senin.

Untuk itu, lanjut bupati, jika masih ada anggapan bahwa pinjaman kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) hanya menjadi beban utang pemerintah kabupaten, maka hal itu itu tidak benar.

Sejumlah pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Penajam Paser Utara merupakan pembangunan prioritas untuk peningkatan perekonomian di daerah.

Salah satunya pembangunan akses jalan menuju Pelabuhan Benuo Taka milik Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara di wilayah Kawasan Industri Buluminung .

"Jika tidak dilanjutkan pembangunan jalan menuju pelabuhan itu akan mempersulit keluar masuknya barang melalui pelabuhan," jelas Yusran Aspar.

Bupati menjelaskan, semua pembangunan yang sedang berjalan menggunakan anggaran yang cukup besar, sehingga sangat disayangkan jika tidak dilanjutkan.

"Pinjaman dana dari PT Sarana Multi Infrastruktur sebesar Rp348 miliar solusi tepat untuk melanjutkan pembangunan dan percepatan pembangunan," tegasnya.

Bupati menambahkan, sebagian besar kabupaten/kota di Kalimantan Timur saat ini mengalami defisit anggaran dan Kabupaten Penajam Paser Utara mendapatkan kepercayaan meminjam dana dari PT SMI.

Sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Timur, seperti Kabupaten Berau dan Kutai Kartanegara juga melakukan hal yang sama, bahkan jumlah pinjamannya lebih besar dari Kabupaten Penajam Paser Utara.

PT Sarana Multi Infrastruktur merupakan Badan Usaha Milik Negara dengan 100 persen kepemilikan saham pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan

http://m.antarakaltim.com/berita/45...jaman-smi-untuk-lanjutkan-pembangunan-penajam
 

·
Registered
Joined
·
866 Posts
Discussion Starter · #13 ·
Keinginan Bupati PPU Yusran Aspar membangunan jembatan penghubung PPU-Balikpapan melalui Teluk Balikpapan mulai mendekati kenyataan. Hal ini ditandai dengan keluarnya surat izin (persetujuan) dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tertanggal 13 Maret 2018 kemarin.

Diketahui, pembangunan jembatan tol Balikpapan-PPU diprakarasai beberapa pihak yang melebur menjadi satu konsorsium bernama PT. Tol Teluk Balikpapan. Konsorsium ini gabungan dari PT Waskita Toll Road (WTR) serta perusahaan daerah (Perusda) dari Pemkab PPU, Pemkot Balikpapan, dan Pemprov Kaltim.

Bentuk awal kesepakatan, seluruh pihak juga telah menyetujui penyetoran modal awal dalam konsosium, yakni 55 persen dari PT Waskita Karya, 25 persen dari Pemprov Kaltim, serta 5 persen masing-masing dari PPU dan Balikpapan.

Dana modal awal yang disepakati adalah Rp 80 miliar, dan Rp 20 miliar disebut telah disetor oleh masing-masing pihak. PPU sendiri melalui Perusda Benuo Taka telah menyetorkan modal awal sekitar Rp 3 miliar.

“PPU sudah masuk RP 3 miliar. Kalau Waskita sekitar Rp 12,5 miliar. Penjelasan kemarin, harusnya semua sudah masuk Rp 20 miliar (gabungan modal PT Waskita, Pemprov Kaltim, Balikpapan dan PPU),” ucap Kabag Pembangunan Setkab PPU Nicko Herlambang, Jumat (16/3).

Tahapan selanjutnya adalah proses lelang, yang akan dilakukan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). “Lelang dilakukan BPJT. Seluruh jalan jembatan tol kan kewenangannya

di BPJT. Merekalah yang bertanggung jawab untuk lelang itu. Mereka pula yang mementukan pemenang, siapa yang nantinya bangun jembatan tol Balikpapan-PPU,” ucapnya.

Dalam proses lelang inilah, nantinya PT. Tol Balikpapan-PPU akan ikut masuk dan menawarkan untuk bisa menjadi pemenang pembangunan jembatan. Mereka otomatis bersaing dengan perusahaan/ konsorsium lain yang juga berminat bangun jembatan tol Balikpapan.

“Ketika dilelang nantinya, PT. Tol Teluk Balikpapan akan ikut mengajukan sebagai penawar untuk bisa memenangkan proyek jembatan tol Balikpapan-Penajam. Bagaimana kalau yang menang bukan kami? Kalau yang menang lain kami, dokumen kami beserta biaya pengurusan dokumen akan dikembalikan ke kami,” ucapnya.

Meski demikian, diakui Nicko, proses lelang yang akan dilakukan BPJT tersebut, PT. Tol Teluk Balikpapan bisa saja menjadi pemenang. Pasalnya, mereka memiliki privilege khusus dalam hal proses lelang, Previlege ini tercantum dalam surat persetujuan prakarsa pengusahaan jalan Balikpapan-PPU yang dikeluarkan pada 13 Maret lalu.



Dalam proses lelang ini, otomatis, PT. Tol akan bersaing perihal harga yang mereka tawarkan kepada BPJT dalam pembangunan jembatan tol Balikpapan-PPU. Apakah Rp 5 triliun, 6 triliun ataukah Rp 8 – 10 triliun. Otomatis, BPJT pastinya akan memilih harga terendah dalam proses pembangunan yang ditawarkan oleh investor.
Pertanyaan lain ikut muncul, terkait bagaimana PT. Tol Teluk Balikpapan bisa dapatkan uang jika nantinya dipilih BPJT sebagai pemenang. Pasalnya, dari modal awal mereka tak cukup jika harus membangun keseluruh biaya jembatan yang mencapai Triliunan. Modal awal PT. Teluk Balikpapan hanyalah Rp 80 miliar dan yang disetorkan barulah Rp 20 miliar. Sementara diprediksi Jembatan Tol-Balikpapan butuhkan biaya hingga Rp 8-9 triliun.

Tribun kemudian mengkonfirmasi, apakah sudah ada pertemuan atau komunikasi dengan puhak-pihak lain, yang bisa jadi nantinya ikut membantu PT. Tol dalam hal pembiayaan tersebutt.

Begini, Wsskita itu kan bukan sekali atau dua kali bangun tol. Jadi link mereka pasti sudah ada. . Mereka kan sudah setorkan Rp 12 miliar seagai modal awal. Pasti, mereka sudah pikirkan, barang ini (jembatan tol Balikpapan-PPU), pasti ada peminatnya,” ucapnya.

http://kaltim.tribunnews.com/2018/0...-melibatkan-konsorsium-urunan-buat-modal-awal
 

·
Registered
Joined
·
866 Posts
Discussion Starter · #14 ·
Pemkab matangkan persiapan "groundbreaking" jembatan Penajam-Balikpapan

Bupati Penajam Paser Utara Yusran Aspar menginstruksikan perbaiki jalan menuju Kelurahan Nipah-Nipah sebagai persiapan pelaksanaan pemancangan tiang pertama (groundbreaking) proyek pembangunan jembatan tol penghubung Penajam-Balikpapan.

"Persiapan terus dimatangkan, karena kegiatan groundbreaking dijadwalkan pada April ini," jelas Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara Nicko Herlambang ketika ditemui Antara di Penajam, Rabu.

Pada rapat lanjutan yang digelar Rabu pagi, pembahasan persiapan pemancangan tiang pertama proyek pembangunan jembatan tol sepanjang 7,75 kilometer di atas Teluk Balikpapan itu diutamakan perbaikan akses jalan menuju anjungan Pantai Nipah-Nipah sebagai lokasi kegiatan.

"Akses jalan menuju pantai di Kelurahan Nipah-Nipah masih banyak yang berlubang, jadi fokus pada perbaikan jalan itu," ujarnya.

Bupati Yusran Aspar menginstruksikan instansi terkait segera memperbaiki jalan provinsi mulai dari kilometer nol sampai 9, serta jalan di sepanjang pesisir pantai di Kelurahan Nipah-Nipah.

Pada rapat koordinasi pemegang saham pembangunan jembatan tol pada pekan lalu di Balikpapan, menetapkan pemancangan perdana tiang jembatan tol penghubung Penajam-Balikpapan dilakukan di kawasan Pantai Nipah-Nipah, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Saat pertemuan itu, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak juga memastikan Wakil Presiden Jusuf Kalla siap hadir untuk meresmikan dimulainya pembangunan jembatan tol Penajam-Balikpapan.

Rapat lanjutan juga membahas persiapan penyerahan aset jalan di sepanjang pesisir pantai Kelurahan Nipah-Nipah kepada pemerintah pusat atau Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Menurut Nicko, penyerahan aset daerah itu juga untuk menekan pengeluaran Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, seiring kondisi keuangannya semakin menurun.

Jembatan tol penghubung dengan tinggi ruang bebas setinggi 50 meter dari permukaan air laut tertinggi tersebut akan terkoneksi langsung dengan jalan di sepanjang pesisir pantai, kemudian menuju Jalan Provinsi Kilometer 9 Nipah-Nipah, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Biaya pembangunan jembatan tol penghubung di atas teluk Balikpapan itu diperkirakan mencapai lebih kurang Rp16,2 triliun, dengan saham gabungan Pemprov Kaltim sebesar 20 persen, Pemkab Penajam Paser Utara 15 persen, Pemkot Balikpapan lima persen dan PT Waskita Karya sebesar 60 persen

http://m.antarakaltim.com/berita/45...an-groundbreaking-jembatan-penajam-balikpapan
 

·
Registered
Joined
·
866 Posts
Discussion Starter · #15 ·
Wapres dijadwalkan resmikan pabrik beton pracetak di Penajam

Wakil Presiden Jusuf Kalla dijadwalkan meresmikan pabrik beton pracetak (precast) di Kawasan Industri Buluminung Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kata Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan setempat, Alimuddin.

"Pabrik beton pracetak ditargetkan rampung Juni 2018, pabrik itu juga sebagai persiapan untuk kebutuhan tiang pancang jembatan tol penghubung Penajam-Balikpapan," jelas Alimuddin ketika dihubungi Antara di Penajam, Minggu.

Pabrik beton pracetak yang dibangun PT Waskita Karya di atas lahan seluas 11 hektare di Kawasan Industri Buluminung (KIB) tersebut untuk pembuatan tiang pancang jembatan yang akan memenuhi kebutuhan Indonesia wilayah Timur.

Selain melakukan peletakan batu pertama proyek pembangunan jembatan tol penghubung Penajam-Balikpapan, Wapres Jusuf Kalla juga diagendakan meresmikan pabrik beton pracetak di KIB Kabupaten Penajam Paser Utara.

Menyangkut kegiatan yang rencananya pada akhir April 2018, menurut Alimuddin, rombongan Wapres Jusuf Kalla akan melalui Pelabuhan Semayang Balikpapan, kemudian dijemput jajaran Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara di Pelabuhan Easkal di KIB untuk meresmikan pabrik beton pracetak.

Kemudian lanjut ia, rombongan Wapres Jusuf Kalla akan meluncur ke Pantai Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, sebagai lokasi peletakan batu pertama proyek pembangunan jembatan tol yang menghubungkan Kabupaten Penajam Paser Utara dengan Kota Balikpapan.

Persiapan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara saat ini yakni pembersihan anjungan Pantai Nipah-Nipah yang menjadi tempat pelatakan batu pertama serta perbaikan jalan yang akan dilalui rombongan Wapres Jusuf Kalla.

"Jalan di sepanjang pesisir pantai yang mulai rusak harus diperbaiki karena menjadi jalur yang akan dilalui rombongan," jelas Alimuddin.

Sepanjang jalan yang akan dilalui rombongan Wapres Jusuf Kalla akan diperbaiki termasuk Jalan Provinsi di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Alimuddin menyatakan, kontraktor pelaksana perbaikan Jalan Provinsi harus segera memperbaiki jalan-jalan yang rusak minimal sampai sampai kilometer 9 Nipah-Nipah.

Pematangan kegiatan pelatakan batu pertama sebagai awal dimulainya pembangunan jembatan tol penghubung di atas Teluk Balikpapan tambah Alimuddin, terus dilakukan karena Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak menunjuk Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai lokasi peletakan batu pertama tersebut.

http://m.antarakaltim.com/berita/45533/wapres-dijadwalkan-resmikan-pabrik-beton-pracetak-di-penajam
 

·
Registered
Joined
·
866 Posts
Discussion Starter · #16 ·
Pemerintah alokasi Rp89,48 miliar bangun jalan di Penajam

Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, mengalokasikan anggaran sebesar Rp89,48 miliar untuk pembangunan jalan di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2018.

Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara Nicko Herlambang, saat ditemui Antara di Penajam, Jumat, mengatakan, anggaran untuk penangaanan jalan tersebut bersumber dari APBN sekitar Rp29,64 miliar dan APBD Provinsi Kalimantan Timur sekisar Rp57,84 miliar.

Anggaran dari APBN 2018 sekitar Rp29,64 miliar tersebut untuk perbaikan jalan nasional di sepanjang wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara hingga Kademan Kuaro, Kabupaten Paser.

"Perbaikan Jalan negara itu mulai dari kilometer nol di wilayah Kecamatan Panajam, Kabupaten Penajam Paser Utara hingga Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser," jelas Nicko Herlambang.

Seharusnya perbaikan jalan nasional yang rusak tersebut menurut Nicko Herlambang, sudah mulai dikerjakan karena sudah dilelang pada Februari 2018 dan penandatanganan kontrak kerja kontraktor pelaksana pemenang lelang telah dilakukan pada Maret 2018.

Sedangkan anggaran dari APBD 2018 Provinsi Kalimantan Timur sekisar Rp57,84 miliar lanjut ia, untuk empat kegiatan pembangunan dan peningkatan jalan trans Kalimantan di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.

lebih kurang Rp9 miliar anggaran dari APBD Provinsi Kalimantan Timur itu untuk peningkatan jalan di Kilometer 38 Semoi Kecamatan Sepaku, dan pembangunan jalan Kilometer 38 Semoi Kecamatan Sepaku-Petung Kecamatan Penajam tahap pertama senilai RpRp29,57 miliar.

Untuk biaya pembangunan jalan Kilometer 38 Semoi Kecamatan Sepaku-Petung Kecamatan Penajam tahap kedua mencapai sekisar Rp16,67 miliar, sedangkan pembangunan akses jalan menuju jembatan Pulau Balang sisi Kabupaten Penajam Paser Utara Pemeritah Provinsi Kalimantan Timur menggelontorkan anggaran lebih kurang Rp2,7 miliar.

Namun Nicko Herlambang menambahkan, keempat paket kegiatan pembangunan dan peningkatan jalan trans Kalimantan tersebut masih dalam tahap lelang fisik di layanan pengadaan secara elektronik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara sudah bersurat kepada Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak, agar Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Timur bisa menyelesaikan kegiatan pembangunan dan perawatan jalan itu sebelum Hari Raya Idul Fitri 2018.

"Diharapkan pembangunan, perbaikan dan perawatan jalan di wilayah Penajam Paser Utara itu dapat rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri, sehingga bisa memperlancar arus mudik dan balik lebaran," ujar Nicko Herlambang.

http://m.antarakaltim.com/berita/45615/pemerintah-alokasi-rp8948-miliar-bangun-jalan-di-penajam
 

·
Registered
Joined
·
866 Posts
Discussion Starter · #17 ·
Pemkab genjot persiapan "grounbreaking" jembatan Penajam-Balikpapan

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, terus menggenjot persiapan pelaksanaan pemancangan tiang pertama (groundbreaking) proyek pembangunan jembatan tol penghubung Penajam-Balikpapan.

Bupati Penajam Paser Utara Yusran Aspar, saat ditemui Antara di Penajam, Rabu, mengatakan, saat ini dimatangkan jalur kedatangan Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta rombongan.

Sejumlah kegiatan yang akan menyertai kegiatan pemancangan tiang pertama proyek pembangunan jembatan tol penghubung di atas Teluk Balikpapan tersebut juga terus dimatangkan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara digenjot untuk melakukan perbaikan Jalan Provinsi terutama akses menuju Pantai Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.

"Jalan akses menuju kawasan Pantai Nipah-Nipah harus segera diperbaiki, karena pemancangan tiang pertama proyek pembangunan jembatan tol penghubung Penajam-Balikpapan dipusatkan di sisi anjungan Pantai Nipah-Nipah," jelas Yusran Aspar.

Titik penempatan perdana tiang jembatan tol penghubung antara Kabupaten Penajam Paser Utara dengan Kota Balikpapan ditetapkan di sisi anjungan pantai di Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.

Yusran Aspar meyakini jembatan tol penghubung dari titik Nipah-Nipah, Kabupaten Penajam Paser Utara, menuju Melawai, Kota Balikpapan tersebut tidak hanya memudahkan akses masyarakat, namun juga memicu pertumbuhan masyarakat di dua daerah.

Berdasarkan perencanaan, masa pengerjaan jembatan tol penghubung di atas Teluk Balikpapan sepanjang 7,75 kilometer dengan lebar 33 meter itu paling lama empat tahun dengan nilai investasi sekitar Rp16,2 triliun.

Biaya pembangunan jembatan tol penghubung dengan tinggi ruang bebas setinggi 50 meter dari permukaan air laut tertinggi tersebut, dangan saham gabungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebesar 20 persen, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara 15 persen, Pemerintah Kota Balikpapan lima persen dan PT Waskita Karya sebesar 60 persen.

Jembatan tol penghubung di atas Teluk Balikpapan itu akan terkoneksi langsung dengan jalan di sepanjang pesisir pantai, kemudian Jalan Provinsi Kilometer 9 Nipah-Nipah, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Bupati Yusran Aspar optimistis pemancangan tiang pertama proyek pembangunan jembatan tol penghubung Penajam-Balikpapan tersebut akan dilakukan sebelum puasa 2018.(*)

http://m.antarakaltim.com/berita/45...pan-grounbreaking-jembatan-penajam-balikpapan
 

·
Registered
Joined
·
866 Posts
Discussion Starter · #18 ·
Groundbreaking" proyek jembatan Penajam-Balikpapan tunggu kepastian waskita

Pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek pembangunan jembatan tol yang menghubungkan Kabupaten Penajam Paser Utara dengan Kota Balikpapan menunggu kepastian PT Waskita Karya selaku pemrakarsa pembangunan jembatan tol di atas Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur itu.

Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara Nicko Herlambang, saat ditemui di Penajam, Jumat, mengungkapkan ada perubahan jadwal peletakan batu pertama proyek pembangunan jembatan tol penghubung Penajam-Balikpapan, dan peletakan batu pertama akan dilaksanakan pada pertengahan Mei 2018.

"Perubahan jadwal peletakan batu pertama itu, karena menunggu kepastian dari PT Waskita Karya selaku pemrakarsa pembangunan jembatan tol penghubung di atas Teluk Balikpapan itu," katanya lagi.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara terus menggenjot persiapan pelaksanaan pemancangan tiang pertama proyek pembangunan jembatan tol penghubung sepanjang 7,75 kilometer dengan lebar 33 meter tersebut.

"Saat ini pemerintah kabupaten melakukan perbaikan akses jalan menuju Pantai Nipah-Nipah sebagai lokasi peletakan batu pertama," ujar Nicko Herlambang.

Jalan akses menuju kawasan Pantai Nipah-Nipah, menurut dia, sedang diperbaiki karena tiang pertama proyek pembangunan jembatan tol penghubung Penajam-Balikpapan dipusatkan di sisi anjungan Pantai Nipah-Nipah.

Titik penempatan tiang perdana jembatan tol penghubung antara Kabupaten Penajam Paser Utara dengan Kota Balikpapan ditetapkan di sisi anjungan pantai di Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.

"Perbaikan akses jalan menuju anjungan Pantai Nipah-Nipah itu ditargetkan rampung dalam dua pekan," kata Nicko Herlambang.

Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak memastikan Wakil Presiden Jusuf Kalla akan hadir untuk meresmikan dimulai pembangunan jembatan tol penghubung dari titik Nipah-Nipah Kabupaten Penajam Paser Utara, menuju Melawai Kota Balikpapan tersebut.

Jembatan tol penghubung dengan tinggi ruang bebas setinggi 50 meter dari permukaan air laut tertinggi itu, akan terkoneksi dengan jalan di sepanjang pesisir pantai, kemudian Jalan Provinsi Kilometer 9 Nipah-Nipah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Estimasi biaya pembangunan jembatan tol penghubung di atas Teluk Balikpapan tersebut lebih kurang Rp16,2 triliun, dengan saham gabungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebesar 20 persen, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara 15 persen, Pemerintah Kota Balikpapan lima persen, dan PT Waskita Karya sebesar 60 persen.

http://www.korankaltim.com/berita-t...an-rp35-miliar-tuntaskan-jalan-tembus-bandara
 

·
Registered
Joined
·
866 Posts
Discussion Starter · #19 ·
JEMBATAN TOL BALIKPAPAN-PENAJAM, FAROEK : BUKAN PROYEK MIMPI, TAPI NYATA

Akhirnya coastol road yang selama ini hanya impian sebentar lagi menjadi kenyataan. Impian yang terwujud itu ditandai dengan telah diresmikannya pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan-Penajam oleh Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, Minggu (13/5).

Launching jembatan tol bernilai Rp17 triliun itu ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Gubernur Awang Faroek bersama Bupati PPU H Yusran Aspar di halaman parkir Kantor Bupati, Minggu (12/5). Pada kesempatan itu Gubernur Awang Faroek menegaskan pembangunan Jembatan Tol Balikpapan-Penajam merupakan upaya pemerintah untuk membangun konektifitas antar daerah. "Proyek ini bukanlah mimpi, tetapi kenyataan. Kita bangun konektifitas antardaerah lintas kabupaten dan kota bahkan lintas provinsi di Kalimantan," katanya.

Selain itu, jembatan yang memiliki panjang 7,6 kilometer ini akan menghubungkan beberapa kawasan industri dan kawasan ekonomi di Kaltim termasuk jalan tol Samarinda-Balikpapan dan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman di Sepinggan Balikpapan.

Gubernur meyakinkan jembatan tol yang dibangun BUMN ini akan menjadi wahana percepatan pertumbuhan ekonomi Kaltim bahkan nasional. Dia mengungkapkan pembangunan jembatan tol ini dibangun melalui pola kerjasama pemrakarsa Waskita Tol Road 60 persen, Perusda Kaltim 20 persen dan Perusda Kota Balikpapan 5 persen serta Perusda PPU 15 persen. Nilai proyek investasi Rp16,9 triliun dengan nilai proyek konstruksi Rp12,6 triliun dilaksanakan dengan pola public privat partnership (PPP.).

Gubernur mengemukakan proyek ini merupakan lanjutan dari program-program masterplan perluasan percepatan pembangunan ekonomi Indonesia (MP3EI). "Proyek tidak menggunakan APBD maupun APBN dan proyek ini telah disetujui Presiden Jokowi dengan dijadikan percontohan proyek strategis nasional yang merupakan inisiatif daerah," ungkapnya.

Sementara itu Bupati PPU H Yusran Aspar mengatakan kegiatan hari ini bukan lagi launching tetapi memasuki tahap groundbreaking sebab sudah ada kegiatan proyek di lapangan. "Pembangunan jembatan tol ini sangat layak secara ekonomi. Buktinya, BUMN sekelas PT Waskita Karya siap memberikan kontribusi 60 persen untuk pembangunan ini. Jadi sudah pantas groundbreaking bukan sekedar launching," ucap Yusran Aspar.

Hadir Sekretaris Provinsi Kaltim Hj Meiliana dan Asisten Asministrasi Umum H Bere Ali serta Asisten Administrasi Pembangunan H Ichwansyah serta pimpinan OPD dan Staf Ahli Gubernur serta Kepala Biro di lingkungan Setdaprov Kaltim.

Tampak pula jajaran FKPD dan OPD di lingkungan Pemprov Kaltim serta jajaran FKPD dan OPD lingkup PPU dan Balikpapan. Pada kesempatan itu, gubernur mengambil undian untuk doorprize utama 1 unit mobil. Gubernur juga menandatangani ucapan turut berduka cita atas gugurnya 6 Anggota Polri dari jajaran Brimob. Gubernur juga berkesempatan meninjau kawasan pabrik PT Waskita Beton Precast Tbk yang berada di Kawasan Industri Buluminung PPU.

http://kaltimprov.go.id/berita/jembatan-tol-balikpapan-penajam-faroek-bukan-proyek-mimpi-tapi-nyata
 
1 - 20 of 27 Posts
This is an older thread, you may not receive a response, and could be reviving an old thread. Please consider creating a new thread.
Top