SkyscraperCity banner

21 - 40 of 27454 Posts

·
Jakarta : Home sweet Home
Joined
·
769 Posts
wowwww... coool design..
too bad it's not that tall
it'll look cool if it's like 300m tall
ehehe
 

·
City Reformist
Joined
·
5,263 Posts
The Crystal Garden Apartment is the unfinished building in this picture:



There are still development potential on Embong Malang. Next to Crystal Garden is Go Skate Building that, imo, is time to be torned down and built a new hi-rise :)

The SDC building will be on Basuki Rahmat which is appear on the background.
 

·
Registered
Joined
·
7,165 Posts
Discussion Starter · #23 ·
seems the building have more than 25 floors. i guess it should be reach 28-30 floors by the time it finish.

cheers
 

·
City Reformist
Joined
·
5,263 Posts
More news on Toll Road at the middle city of Surabaya. Also picture of traffic at the Ahmat Yani Road:



SURABAYA - Konsep lama tol tengah kota ternyata mengalami revisi di beberapa bagian. "Rute lama itu telah direvisi menjadi rute baru," ujar Joko Eko Suprastowo, dirut PT MJT. Perbedaan antara rute lama dan rute baru itu berada di sepanjang Aloha hingga Wonokromo.

Dalam konsep lama, jalan tol dari Aloha sampai Wonokromo dalam kondisi datar. Jalan tol akan dibangun elevated (layang, Red.) mulai Wonokromo sampai Perak. Komposisi konstruksi diperkirakan 70 persen layang dan 30 persen datar. Setelah melalui berbagai pertimbangan, konsep ini direvisi.

Konsep terbaru, konstruksi jalan tol akan elevated sejak Aloha hingga Perak. Hal ini, menurut Joko, dilakukan untuk mencegah dampak lalu lintas yang mungkin terjadi di kawasan Jl Ahmad Yani, selama proses pembangunan berlangsung.

Perubahan konstruksi ini secara otomatis membuat aspek finansial ikut direvisi. Investasi yang semula diprediksi sebesar Rp 3,2 triliun, dipastikan bakal meningkat.

Penjelasan Joko ini dilengkapi Toto Saptaji, salah seorang direktur PT MJT. Menurut dia, konsep baru ini telah disepakati oleh pihak Departemen Kimpraswil (pemukiman dan prasarana wilayah). "Sejauh ini, konsep elevated itu telah pasti, kecil kemungkinan akan berubah," ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, Menteri Kimpraswil Sunarno mengaku telah menyetujui rute lama tol tengah kota. "Ya, masalah desain atau rute tol itu sudah diserahkan ke Jakarta dan sudah kita putuskan. Yang dipakai adalah rute yang lama," katanya.

Rute lama yang dimaksud Sunarno adalah sejak Aloha, konstruksi tol ini sudah elevated sampai A Yani. Tiang penyangga tol, rencananya, akan berada di median jalan. Bagaimana dengan jalur hijau yang ada di tengah jalan? Dalam konsep investor, jalur hijau ini akan direlokasi ke kiri dan kanan jalan.

Di pertigaan Wonokromo, rute tol berbelok ke kanan memotong rel kereta api. Rutenya akan mengikuti rel kereta api sampai daerah Gubeng. Tol akan dibangun di atas jalan KA. Selanjutnya, tol lurus melewati Jalan Sidotopo menuju Kenjeran. Di Jalan Sidotopo, jalan tol mulai turun.

Pemilihan rute di atas rel itu dilakukan untuk meminimalisir tanah yang akan dibebaskan. Sebab, lahan di kawasan rel KA --yang akan ketempatan tiang penyangga tol- adalah milik PT KAI. Meski demikian, bukan berarti pembebasan tanah akan berjalan mudah. Sebab, berdasar data PT KA daop 8, hingga kini masih terdapat sekitar 4.000 KK yang menghuni kawasan sekitar rel KA mulai Aloha hingga Perak.

Humas PT KA daop 8 Sudarsono saat dikonfirmasi wartawan kemarin enggan menjelaskan masalah ini. "Kami tidak tahu secara pasti mengenai rencana pembangunan tol tengah kota. Mungkin sudah di handle PT KAI di Jakarta," katanya. Namun, Sudarsono optimistis bahwa kebijakan PT KA tidak akan jauh berbeda dengan Depkimpraswil. "Saya yakin Kimpraswil sudah memperhitungkan untung ruginya. Karena itu, saya rasa cukup satu suara dari Kimpraswil saja," tandas pria ramah ini. (oni)
 

·
City Reformist
Joined
·
5,263 Posts
Another toll road plan for Surabaya... with this, there will be 3 or 4 toll roads to be built. First is the toll road to Juanda airport via east, toll road to airport via the middle of the city, toll road to Mojokerto, and now this toll road (or this is part of the other toll road, I'm not sure):

Tol Waru-Banyu Urip Ditambah Dua Lajur


Menelan Dana Rp 40 M, Sudah Mulai Ditenderkan
SURABAYA - Satu per satu ruas jalan tol mulai diperlebar terkait makin tingginya volume kendaraan yang lalu lalang. Untuk kali pertama, PT Jasa Marga memprioritaskan ruas jalan yang dianggap sudah tidak bisa ditolelir lagi kepadatannya.

Salah satunya adalah ruas jalan tol Waru - Banyu Urip. Ruas jalan sepanjang 9 kilometer itu bakal ditambah dua lajur. Masing- masing satu lajur ke arah Surabaya dan satu lajur ke arah Malang.

"Paling lambat tiga bulan lagi sudah dimulai konstruksinya. Sebab, saat ini masih dalam proses tender. Kita menginginkan percepatan karena ruas ini sangat-sangat tinggi volumenya," kata Kepala Cabang PT Jasa Marga Surabaya - Gempol Ir Budi Pramono, kemarin.

Pramono menjelaskan, dari hasil evaluasi yang dilakukan tiap hari, ruas Waru - Banyu Urip memang rentan macet akibat volume kendaraan yang sangat tinggi. Kemacetan itu terjadi bukan hanya di jam-jam sibuk, tetapi hampir setiap saat.

Sekarang ini ruas jalan tersebut hanya terdiri dari dua lajur, dari dan ke Surabaya. Satu lajurnya seluas 3,5 meter. Dengan hanya dua lajur, berarti total lebar jalan hanya 7 meter. Padahal, ruas jalan Waru - Banyu Urip ini paling padat. Bisa dibayangkan betapa macetnya ruas tol ini bila tidak segera dilakukan pelebaran.

Menurut Pramono, lebar lajur yang bakal ditambahkan nanti juga berkisar 3,5 meter. "Berarti nanti masing-masing arah ada tiga lajur. Dua lajur lama dan satu lajur tambahan. Dengan begitu kita harapkan kamacetan bisa dihindari," kata alumnus ITS ini.

Dari kalkulasi sementara yang telah dilakukan Jasa Marga, proyek pelebaran jalan ini membutuhkan investasi senilai Rp 40 M. Untuk itu, Jasa Marga diam-diam sudah melakukan proses tender. "Di antaranya kita menyusun dokumennya, mendesain teknisnya hingga melakukan persiapan-persiapan yang lain," ujarnya,

Pihaknya memasang target proses tender memakan waktu paling lama tiga bulan. Dengan begitu, paling tidak awal September 2004 ini konstruksi bisa langsung dimulai. Proyek pelebaran ini diperkirakan memakan waktu enam bulan. Dengan begitu, pada triwulan pertama 2005 pelebaran sudah rampung. (sup)
 

·
Trad Urbanist
Joined
·
592 Posts
I was in an area of Surabaya they are referring to as "the Singapore of Surabaya." I forgot the real name. No real high-rise development, but there are shopping centers, malls, and mansions going up for kilometers around. It's where the main city dump was (we visited the trash people there, the whole dump will be dozed and developed within 2 years). Amazing to see what is going on there.
 

·
City Reformist
Joined
·
5,263 Posts
Thanks, Yamauchi for your comment. But I do not know what area of Surabaya you are talking about... how long you visited Surabaya? I heard from my friend that the traffic is getting worse. I read that the population during the day is about 4.5 million.
 

·
City Reformist
Joined
·
5,263 Posts


Wajah Darmo Bakal Berubah Bila Tol Tengah Kota Direalisasikan

SURABAYA - Jika proyek tol tengah kota Aloha-Perak benar-benar direalisasikan, wajah beberapa kawasan yang dilalui tol itu tentu saja bakal berubah. Salah satunya adalah kawasan di sekitar Jl Raya Darmo dan Wonokromo.

Di sebelah Timur Jembatan Mayangkara, akan ada lintasan tol yang akan menuju ke arah Perak. Di lintasan tol itu, akan dibuat ramp out (jalan keluar) yang akan menuju ke Raya Darmo dan Jl Adityawarman. Posisi ramp out itu berada di atas kawasan Jagir.

"Jadi, kalau orang ingin ke Raya Darmo dari Aloha lewat tol, akan jauh lebih cepat. Begitu juga jika akan ke Jl Adityawarman," kata Joko Eko Suprastowo, Direktur Utama PT Margaraya Jawa Tol (MJT, investor tol tengah kota) kepada Jawa Pos, kemarin.

Seperti diketahui, rute tol layang ini akan dimulai dari Aloha, lurus ke Wonokromo melalui Jl Ahmad Yani. Sebelum Wonokromo, tol akan berbelok ke kanan dan memotong rel kereta api. Lalu, rutenya akan mengikuti arah rel KA sampai daerah Gubeng dan lurus sampai akhir tol di kawasan Perak, tepatnya di Jl Sarwajala.

Penjelasan Joko dilengkapi Toto Saptaji, Direktur PT MJT. Menurut dia, konsep ramp out yang mengarah ke Darmo dan Adityawarman ini termasuk baru. Sebelumnya, ramp out dirancang akan dibikin di sekitar pertigaan Jl Ahmad Yani dan Jl Jemursari.

"Setelah melalui beberapa kajian, kami putuskan menggesernya di Raya Darmo dan Adityawarman," katanya. Alasannya, ke dua jalan itu memiliki median jalan yang lebih lebar dibanding kawasan Jemursari. "Dari kajian transportasi, itu akan memudahkan kendaraan keluar dari tol," ujarnya.

Untuk mendukung rencana ini, akan dilakukan beberapa rekayasa jalan di kawasan Darmo dan Adityawarman. Misalnya, penambahan jalan baru dan penyesuaian jalur hijau. Rekayasa semacam ini diperlukan untuk mencegah terjadinya kemacetan di kawasan ramp out. "Kami akan berupaya supaya tidak terjadi kemacetan. Sebab, kalau jalan tol itu justru membuat macet, tidak akan ada kendaraan yang mau melewatinya. Dampaknya, kami pasti rugi," katanya.

Rekayasa ini membuat kawasan Darmo dan Adityawarman bakal mengalami perombakan. Salah satunya menimpa jalur hijau di sepanjang Jl Raya Darmo. Jalur hijau yang kini banyak dihiasi reklame itu akan dihilangkan dan diganti ruas jalan baru."Memang, akan ada beberapa penyesuaian di Darmo dan Jl Adityawarman. Tapi, penyesuaian itu belum final. Dan kami masih bersedia menerima masukan dari berbagai pihak," katanya.

Selain di Darmo dan Adityawarman, tol tengah kota juga memiliki beberapa ramp out dan ramp in. Yaitu di kawasan Menanggal, Ahmad Yani, Ngagel, Gubeng, Dharmahusada, dan Sidotopo.

Sebagaimana diberitakan, rencana pembangunan jalan tol tengah kota Aloha - Perak semakin dikonkretkan. Untuk kesekian kalinya, PT MJT mempresentasikan konsepnya di hadapan Wali Kota Bambang D.H. serta para pejabat pemkot Kamis lalu. Hanya, hingga kini pemkot belum memberikan jawaban konkret terhadap rencana tersebut. (oni)
 

·
Fir3blaze
Joined
·
918 Posts
Yamauchi said:
I was in an area of Surabaya they are referring to as "the Singapore of Surabaya." I forgot the real name. No real high-rise development, but there are shopping centers, malls, and mansions going up for kilometers around. It's where the main city dump was (we visited the trash people there, the whole dump will be dozed and developed within 2 years). Amazing to see what is going on there.

I think that the area Yamauchi meant is the Ciputra estate in Surabaya. I think two years back they were trying to create a Singapore styled estate, complete with miniature statues of Sir Raffles and Merlion. Near the city dump? hmm... now that i don't know.

Actually Surabaya is currently having a LOT of construction projects in progress...around 3-4 Toll Roads and tens of shopping centres (including Trade Centers - that's what they call the market nowadays-), most of which are completing in 2005-2007. One project to lookout is the Suramadu bridge, connecting Surabaya and the island of Madura (www.suramadu.com)

Btw guys, if you guys have any Surabaya pics, do post em here,k? :)
 

·
Registered
Joined
·
7,165 Posts
Discussion Starter · #30 ·
I am in surabaya right now for 3 days, I am amazed that actually the train serving between Surabaya and Sidoharjo is driverless train (automatic computerized)

Nice! :eek:kay:

forumers, want some oleh2 from surabaya maybe? :lol:

cheers
 

·
Urban Monk
Joined
·
2,432 Posts
I dont think its driveless.. the pic that I have show there's a driver on the cab. Maybe the driver is too short and hidden behind the dashboard hehehe. Or maybe another ghost train....

re. oleh2: BRING IT ON hehehehe
 

·
Trad Urbanist
Joined
·
592 Posts
Fir3blaze said:
I think that the area Yamauchi meant is the Ciputra estate in Surabaya. I think two years back they were trying to create a Singapore styled estate, complete with miniature statues of Sir Raffles and Merlion. Near the city dump? hmm... now that i don't know.

Actually Surabaya is currently having a LOT of construction projects in progress...around 3-4 Toll Roads and tens of shopping centres (including Trade Centers - that's what they call the market nowadays-), most of which are completing in 2005-2007. One project to lookout is the Suramadu bridge, connecting Surabaya and the island of Madura (www.suramadu.com)

Btw guys, if you guys have any Surabaya pics, do post em here,k? :)
Thanks for the information. It is not near the city dump, it was a former dump. I have no clue when it was moved, probably quite a few years ago.
 

·
Registered
Joined
·
7,165 Posts
Discussion Starter · #34 ·
Are you sure, because i was on it and it was driverless. Too bad i didnt bring my camera.


cheers
 

·
Urban Monk
Joined
·
2,432 Posts
Pretty sure.
Because if driveless Indo railway enthusiast mailing list udah ribut2 hahaha.
Afaik, the train is only old train that being renovated with new 'face'.
Maybe the driver is hidden or I dunno...
But I'll be happy to be wrong on this case hehehehe
Imagine driveless train in Indonesia, how cool is that (minus that Ghost train from Bogor to Jakarta hehehe).
 

·
Fir3blaze
Joined
·
918 Posts
If you guys are talking about the KRL Surabaya-Sidoarjo, those should be the right pics. (notice the Ahmad Yani road on the left of the 1st pic). David, I've never actually seen the trains running on those tracks before, but the current service is supposedly an "embryo" of future LRT services, i read that in an online newspaper somewhere. I dunno, perhaps they are trying out the new train sets (computerized?)? I dunno if that would be possible tho.
Just a side comment, it's sad that the govt didnt want to support local industry by using the KRL-I set. I think that train looks presentable enough.

Btw, i found this website about old Surabaya pic, u may want to look at em. :)

http://www.petra.ac.id/surabaya-memory/gallery/directory/list.php?album=albums/thumbs
 

·
Urban Monk
Joined
·
2,432 Posts
Yupe, an embryo that is.

Regarding government does not support KRL-I.. that because the goverment dont have enough money to buy. If they buy from INKA they have too pay either cash, or a hard to get loan. If they buy from Japan etc, they can pay in credit, or Japan government will give a sweeter for the deal.

What Indonesian Railway need is a new law that allows private sector to invest. The current law does not allow any private sector.
 

·
City Reformist
Joined
·
5,263 Posts
"What Indonesian Railway need is a new law that allows private sector to invest. The current law does not allow any private sector."

It's a way to corrupt...

Oh, is there any fresh pictures? Please post... thanks.
 
21 - 40 of 27454 Posts
Top